Rumah / Berita / berita industri / Bagaimana kertas koran dibandingkan dengan jenis kertas berbiaya rendah lainnya dalam hal opacity, kecerahan, dan kehalusan permukaan?

berita industri

Bagaimana kertas koran dibandingkan dengan jenis kertas berbiaya rendah lainnya dalam hal opacity, kecerahan, dan kehalusan permukaan?

Kertas koran berbeda dari jenis kertas berbiaya rendah lainnya dalam hal opacity, kecerahan, dan kehalusan permukaan karena proses pembuatan spesifik dan penggunaan yang dimaksudkan. Ini perbandingannya:

1. Opacity:
Kertas kertas koran: Biasanya, koran memiliki opacity yang lebih rendah daripada kertas berbiaya rendah lainnya. Ini berarti bahwa cahaya dapat melewatinya dengan lebih mudah, yang dapat menyebabkan beberapa gambar atau teks yang dicetak di satu sisi kertas terlihat dari sisi lain. Ini sangat terlihat di kelas koran yang lebih tipis. Opacity koran sering dioptimalkan untuk pencetakan satu sisi, karena terutama digunakan untuk surat kabar dan selebaran di mana pencetakan dua sisi umum tetapi tidak selalu diperlukan.
Kertas berbiaya rendah lainnya: Makalah seperti Offset atau kertas yang tidak dilapisi umumnya memiliki opacity yang lebih tinggi dibandingkan dengan koran. Makalah ini dirancang untuk aplikasi pencetakan di mana pencetakan dua sisi lebih umum dan kejelasan antara halaman adalah prioritas yang lebih tinggi. Meskipun masih ekonomis, makalah-makalah ini biasanya menawarkan liputan yang lebih baik dan lebih sedikit pertunjukan daripada koran.

45g Jumbo Roll Special Newsprint For Newspaper Printing

2. Kecerahan:
Kertas koran : Newsprint biasanya memiliki tingkat kecerahan yang rendah, mulai dari 60 hingga 75 pada skala kecerahan. Kecerahan yang lebih rendah ini disebabkan oleh penggunaan bubur kayu yang diproses secara mekanis (yang mempertahankan lebih banyak lignin, senyawa yang mempengaruhi warna kertas) dan lebih sedikit agen pemutih. Hasilnya adalah rona yang lebih kekuningan atau keabu -abuan, yang dapat diterima untuk penggunaan yang dimaksudkan di surat kabar dan publikasi massal tetapi dapat memengaruhi semangat gambar atau warna yang dicetak.
Makalah berbiaya rendah lainnya: Makalah seperti makalah yang tidak dilapisi atau offset umumnya memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi, biasanya antara 80 dan 90. Ini membuatnya lebih cocok untuk aplikasi di mana reproduksi warna dan kejelasan visual penting, seperti bahan pemasaran atau pencetakan buku berbiaya rendah rendah . Hasil akhir yang lebih cerah membuat teks dan gambar lebih tajam dan lebih bersemangat daripada di koran.

3. Permukaan Kelancaran:
Kertas kertas koran: Surat kabar memiliki permukaan yang relatif lebih kasar dibandingkan dengan kertas berbiaya rendah lainnya. Ini sering dibuat dengan proses pulp mekanis yang tidak menghaluskan serat sebanyak, menghasilkan kertas dengan permukaan yang sedikit lebih bertekstur. Permukaan yang lebih kasar ini dapat menyerap tinta lebih tidak merata, yang dapat memengaruhi ketajaman dan kejelasan gambar yang dicetak atau teks halus. Karakteristik ini dapat diterima untuk surat kabar, di mana kecepatan pencetakan dan efisiensi biaya lebih penting daripada kualitas permukaan halus.
Makalah berbiaya rendah lainnya: Sebagai perbandingan, makalah seperti offset atau kertas yang tidak dilapisi biasanya memiliki permukaan yang lebih halus karena proses pulp yang lebih halus dan perawatan tambahan. Kertas -kertas ini memberikan permukaan cetak yang lebih konsisten, memastikan penahanan tinta yang lebih baik, lebih sedikit tinta berdarah, dan hasil cetak yang lebih tajam. Permukaan kertas yang lebih halus juga lebih cocok untuk mencetak gambar terperinci atau grafik berkualitas lebih tinggi.

Opacity: Newsprint memiliki opacity yang lebih rendah, yang dapat menyebabkan masalah show-through, sementara makalah berbiaya rendah lainnya menawarkan opacity yang lebih baik.
Kecerahan: Surat kabar memiliki kecerahan yang lebih rendah, memberikan penampilan yang lebih diredam atau keabu-abuan dibandingkan dengan tampilan yang lebih cerah dan lebih renyah dari kertas berbiaya rendah lainnya.
Surface Filmness: Newsprint lebih kasar, yang dapat mempengaruhi kejelasan dan detail teks dan gambar cetak, sementara kertas berbiaya rendah lainnya umumnya memiliki permukaan yang lebih halus, meningkatkan kualitas cetak.